Konser Musicademia 2006 Twilite Orchestra
Istora Senayan hari Jumat tanggal 22 September 2006 dari pukul 20.00-22.00 WIB diisi oleh konser Musicademia 2006 kali ini yang didukung oleh program Sampoerna Untuk Indonesia.
"Luar biasa", itulah kata-kata saya yang keluar dari konser kali itu karena memang konser tersebut menampilkan karya musik simfonik yang sangat apik walaupun masih jarang ditampilkan.
Mengingat Musicademia ini diadakan tak lama sesudah hari kemerdekaan Indonesia, untuk konser keenam kali ini, Twilite Orchestra mengetengahkan tema "patriotissimo", yang berarti sangat patriotik. Ini merupakan salah satu cara untuk menggugah rasa kebanggan generasi muda terhadap tanah airnya. Semangat penonton dikobarkan melalui pemilihan lagu-lagu yang ditampilkan, antara lain lagu nasional, musik tema dari film-film populer seperti Superman, Mission Impossible atau Star Wars, musik tema dari permainan Final Fantasy dan opera Aida.
Artis-artis berbakat dan ternama yang turut memeriahkan pagelaran kali ini yaitu Delon, Sherina, James Egglestone (penyanyi tenor dari Australia), dan Kevin Aprilio. Konser Musicademia juga tidak akan lengkap tanpa hadirnya anggota paduan suara dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta, Bandung, dan Bogor. Tahun ini, 140 anggota paduan suara dari unit Paduan Suara Mahasiswa (PSM) STIE Perbanas, PSM AgriaSwara IPB, PSM GSJ Atma Jaya, serta tak lupa dari Twilite Chorus turut mendukung Twilite Orchestra dan menyuguhkan sebuah harmonisasi yang kompak dan menawan.
Twilite Youth Orchestra juga hadir pada saat itu namun tidak full team dikarenakan memang anggotanya kebanyakan masih sangat muda sekali berhalangan karena kesibukan dengan study pada keesokan harinya.
Yang menarik ketika Delon dam James Egglestone berduet ketika itu mic James tidak terlalu kedengaran lalu Delon dengan inisiatifnya menawarkan mic yang dipegang oleh dia. Suasana menjadi friendly sekali terlihat ketika mereka secara "bergotong royong" memegang mic bersama ketika menyanyikan lagu tersebut secara bersama.
Tidak banyak grup musik yang mengajak penontonnya untuk terlibat dalam suatu rangkaian lagu yang dimainkan namun Twilite Orchestra mampu mengajak interaksi dengan penonton dengan suguhan nada tepuk tangan antara penonton yang berada di bawah, penonton di atas dan dengan musik dari Twilite Orchestranya sendiri.
Walaupun saya baru pertama kali menonton secara LIVE musik simfoni seperti ini, namun konser ini tidak akan pernah saya lupakan.. sungguh..sungguh.. ahh.. tidak dapat terungkapkan.
Maju terus musik simfoni Indonesia.